Friday, August 10, 2018

Barrata Bermain Apa Hari ini?

Memiliki anak yang berumur 7 tahun dan 4 tahun tentunya hari-hari diisi dengan rumah berantakan dengan ceceran mainan seluruh penjuru rumah. selain sebagai alasan ibuk untuk tidak sempat punya rumah yang bersih, membiarkan anak bermain dan bereksplorasi tentu memberi pengalaman masa kecil yang berharga. Dengan gadget, ibuk bisa menata rumah menyelesaikan banyak hal, tapi ada rasa kurang pas di hati. Tanpa gadget, bisa dipastikan rumah berantakan, kasur acak-acakan, tapi ada rasa bahagia melihat rumah yang berantakan itu. Dalam perjalanan 7 tahun membersamai barra dan 4 tahun membersamai Ata, berikut ini beberapa permainan seru yang biasa kami mainkan.

1. Tebak Hewan
Dalam banyak momen bersama, apalagi jika mood sudah mulai jelek, maka tebak hewan biasanya menjadi ice breaker yang menyenangkan.
Ibuk (I) : Hewan apa ya yang bisa terbang?
Barra (B) : Burung!!
I : No.. no.. no.. hewan ini kecil, berwarna kuning
B : Lebah
I : hewan ini menghasilkan madu.. iyaa benar,, leebaah
Ata (A) : Lebah.... (sambil jingkrak jingkrak.. iyalah anggep aja doi nebak bener ya yang penting happy)

I : Hewan apa yang Besar..
B : Gajah
I : no.. makannya daun.. punya garis-garis di badannya
B : Zebra
I : no no.. lehernya paaaanjaaaang
B : Jerapah
A : Jerapah...!! (seperti biasa selalu ikut-ikut dan jingkrak jingkrak)
I : Beeetuuuull

begitulah kira-kira model permainan tebak hewannya. Momen paling lucu dan menggemaskan adalah ketika Ata mulai menjadi pawangnya. pertanyaan yang muncul bisa seperti ini , "Hewan apa ya yang di langit?", kami jawab , "Burung..", pasti Ata kan bilang betuuulll..
Kemudian, Hewan apa yaa yang kupu? hmmmm tetep lah ya kami jawab, "Kupuuuu..", maka bisa dipastikan Ata bilang, Betuuuuuulll...
Akhirnya menjadi sangat seru mood nya. Selain itu, permainan ini juga memberikan tantangan untuk Barra bisa mengolah kata sehingga menjadi petunjuk untuk menebak nama hewan-hewan tersebut. Meskipun bermain seru-seruan, ternyata Barra bisa belajar memperkaya bahasa dan melatih kemampuan analisa. Menyenangkan sekali kan?

2. Sulap
Sejak anak-anak kecil, Abinya sering memperkenalkan permainan sulap ala ala.. yang paling sering adalah tebak lokasi barang. Jadi permainannya adalah ketangkasan dan kecepatan tangan. Misalnya yang ingin ditebak adalah uang koin, maka Abi menggunakan kecepatan tangannya untuk memindah-mindah posisi koin dan digenggam. Selanjutnya Barrata menebak di tangan sebelah mana koin itu berada.
Permainan sulap ala ala lainnya adalah memasukkan barang ke dalam botol seolah-olah barang tersebut bisa menembus dinding botol. Pada kenyataannya adalah pada dinding yang tersembunyi, sudah dibuat sayatan yang memungkinkan barang tersebut menembus dinding botol. Permainan ini juga merupakan ketangkasan dan kecepatan tangan.
Selain kedua sulap di atas, ada yang menggunakan hukum fisika. seperti pada gambar berikut ini sulapnya, jadi setelah diberikan medan magnet dengan digosok-gosok pada rambut. kemudian tangan abi digerakkan maka sedotan akan mengikuti gerakan tersebut
Abi Bermain sulap bersama mas Barra


3. Membuat gelembung balon air
Permainan ini seru karena melibatkan anak-anak sejak mencari bahannya. Pagi-pagi, abi dan barra akan jalan-jalan sekeliling komplek untuk mencari daun yang getahnya bisa dibuat balon air. kemudian daun-daun tersebut ditumbuk dan diperas dicampur air sabun. Selanjutnya bisa digunakan ditiup-tiup sampai siang sambil teriak-teriak undang temen-temennya.
Jika tidak sempat membuat sendiri, bermain gelembung balon air ini selalu menyenangkan apalagi jika dimainkan di lapangan alun-alun engku putri sambil bawa bekal. Nah ibuk bisa ngawasin anak-anak tanpa takut ada kendaraan sambil ngemil di pinggir lapangan.. hahaa

Bermain gelembung balon


4. Dakon/Congklak
Berbekal uang 7500 jalan kaki ke ruko sebelah perumahan, masuk ke toserba tomat, melipir ke rak mainan, maka kami sudah bisa mendapatkan 1 set alat permaianan congklak. Congklak dimainkan dengan biji congklak yang mirip biji kopi, tetapi seringkali barrata memainkan congklak dengan menggunakan kelereng. Dengan bermain congklak ini Barra bisa belajar berhitung, mulai dari menghitung biji congklak yang dibagi di awal permainan sampai dengan menghitung hasil perolehan biji di lumbung masing-masing peserta dan membandingkan mana yang lebih banyak bijinya sehingga menjadi pemenang. Biasanya peserta congklak adalah ibuk vs Barra, Abi vs Barra, Abi vs Ibuk.. Trus Ata ngapain?? ya tentu saja ngerecokin

5. Boardgame - Monopoli, ular tanggal, Junior scrabble
Monopoli dan ular tangga adalah permainan boardgame yang paling umum dikenal di Indonesia. Sebenarnya masih banyak jenis lain boardgame yang seru. Saya mengenal boardgame ini ketika masih bekerja di perusahaan manufactur di muka kuning. kami memiliki rekan yang membentuk komunitas boardgame dan biasanya kami mainkan pada saat week end. Permainan boardgame aneka macamnya, dan tidak kalah seru dibandingkan dengan game online, PS, maupun moba. Hanya saja untuk memainkannya tentu memerlukan sekelompok orang. Saat ini saya masih tahap mencari jenis boardgame yang bisa dimainkan di keluarga kecil kami dan semua bisa turut serta. Untuk sekarang ini, yang bisa dipahami dan dimainkan oleh barra adalah junior scrabble. Jadi permainan ini menggunakan papan yang bermotif kotak-kotak dan diberikan berbagai tulisan. Pemain harus mencocokkan huruf yang telah diambil secara acak untuk disusun menjadi kata-kata yang sudah ada di papan. Junior scrabble tentunya memiliki tingkat kesulitan yang lebih ringan dibandingkan dengan scrabble. dalam permainan ini barra melatih kemampuan mengenali huruf dan belajar berstrategi agar bisa selalu menyelesaikan kata yang ada di papan. Setiap berhasil menyelesaikan 1 kata, maka peserta mendapatkan kartu harta. Pemenangnya adalah yang memiliki paling banyak kartu.
Junior scrabble dan isinya


6. menggambar disertai lagu
Permainan ini adalah permainan saya di waktu masih kecil dahulu. Jadi kami menggambar boneka dan si unyil sambil bernyanyi. Ketika lagu selesai maka gambarnya pun jadi.
Begini syairnya :
BONEKA
Hujan rintik-rintik - Airnya mengalir
Dua mata air - setengah lingkaran
Adik minta topi diberi onde onde
Tiga tambah tiga - sama dengan enam
Enam kali enam - tiga puluh enam
Enam Enam jadilah boneka




SI UNYIL
tok tok tok...
pak tolong buka tokonya saya mau beli
telurnya dua, pisangnya satu, pensilnya satu
tolong dibungkus yaaa
ini uangnya
nama saya SI umur saya 7 tahun
satu dua tiga empat lima enam tuju
naik gunung, turun gunung, ada rumput, isi peluru, ditembak DORRR
Jadi deh si UNYIL

Semua video di atas diperankan oleh bulik Lunk dari Jawa.

Sebenarnya masih banyak permainan-permainan yang bisa kita eksplorasi bersama-sama dengan anak-anak. Semoga bisa selalu memiliki waktu luang untuk bermain-main bersama BarrAta..

Inspirasi permainan yang seru dimainkan bersama anak dapat dibaca juga di cerita Sabia. Selain itu juga banyak cerita seru di sana. cus mari meluncur...


Salam
ibuk BarrAta

No comments:

Post a Comment