Skip to main content

Mengenal Lubnah Lukman, leader rumbel menulis yang super kece



Mengenal mbak Lubnah Lukman, yang biasa dipanggil mbak Una, pertama kali adalah ketika menghadiri acara launching rumbel HS di masjid Sukajadi. Selain launching rumbel HS, acara tersebut juga diisi dengan pengenalan rumbel-rumbel yang ada di IP Batam, salah satunya adalah rumbel menulis yang diketuai oleh mba una ini. Saya langsung tertarik untuk mengikuti kegiatan rumbel menulis nantinya, karena orang yang bisa menulis menurut saya sangatlah keren bin kece. Dari jaman dulu kala selalu ingin bisa menulis dengan baik tapi selalu terbentur dengan keinginan yang kurang kuat dan ketidak PD an.
Setelah masuk di WAG Foundation, dan terdapat rekruitmen menjadi anggota rumbel, maka langsung tancap masukin nama di rumbel menulis. Daaaan saya ga menyesal sama sekali terdaftar di rumbel menulis dan aktif di dalamnya, sungguh bersyukur malah. 
Agenda pertama yang saya ikuti adalah workshop membuat blog yang diadakan di rumah mbak una. Sebenarnya sudah bisa bikin blog, pernah juga bikin blog, tapi menggerakkan hati dan jemari ini masih butuh motivasi dan atur jadwal lebih baik lagi. 
Dalam workshop tersebut saya tahu bahwa ternyata mba una sudah menulis sejak kuliah, bahkan sudah mendapat tawaran review berbayar. Cerita mba una tentang mamanya yang saat itu sedang sakit alzheimer memberi mba una motivasi untuk menulis. Menulis memberikan nutrisi untuk otak kita. Menulis merupakan salah satu terapi untuk otak kita agar selalu sehat. Motivasi mba una secara personal ini, juga memberi secercah pencerahan untuk saya lebih memaksakan diri menulis. 

Rencananya mau ngobrolin mba una, tapi kok jadi ngomongin diri sendiri tentang bagaimana menulis. Karena memang mba una merupakan salah seorang yang berpengaruh dalam keaktifan saya menulis di blog ini. Mba una dengan idenya di rumbel menulis untuk membuat arisan tulisan yang memaksa kami semua untuk menulis. dilihat secara person, mba una termasuk tipe orang yang kreatif, ide menyala-nyala, dan pinter desain dan edit video juga pastinya..
Ide lain yang masih saya tidak percaya adalah semangatnya untuk bisa membuat buku. saya yang ikutan kena setruman semangat pun ikut-ikut menulis ya di buku perdana IP Batam, tapi ya gitu deh jangan dibandingin deh tulisan kami hahaa...

Salah satu sudut Rumah Mba Una yang jadi markas
acara Kopdar IP Batam

Untuk bisa melihat aktivitas mba una, serta tulisan-tulisan segarnya bisa cus ke blog yang bersangkutan http://www.lubnahlukman.com/. Dalam blog ini mba una menuliskan cerita kesehariannya menemani dua buah hati, zaf dan ruby.
Selain itu bisa ditemui di Instagram : @unnalukman, kita bisa melihat banyak cerita keseharian bubun una ini di IG nya.

Rasanya belum banyak aktivitas intens bersama mba una, buat saya ngomongin mba una sama dengan ngomongin rumbel menulis, sama dengan ngomongin tentang blog, tulisan.. yah kalo orang marketing lagi survey, dengan nyebut nama lubnah lukman maka top op mind saya adalah rumah belajar menulis IP Batam. Kontribusi mba una akan selalu kami kenang, terutama motivasinya dan semangatnya yang sangat besar untuk membuat kami menulis.

Hari ni mba una pindah ke kota Surabaya, mendampingi suami tercinta yang pindah tugas ke Surabaya. Doa terindah untuk mba Una agar bisa segera beradaptasi dengan kota Surabaya, bisa menemukan komunitas yang sama, yang lebih baik, yang bisa membuat mbak Una semakin cemerlang.
BIG LOOVE buat bubun zafruby

Banyak Sekali event IP Batam yang pakai background foto di lokasi ini
yaaaa betul ini depan rumah mba Una yang sering diacak-acak




Comments

Popular posts from this blog

Camping Santai di Seaforest Adventure Batam

Setelah sekian minggu postingan berisi NHW nya Matrikulasi IIP Batch 5, akhirnya sekarang muncul tulisan baru tentang jalan-jalan. Kali ini saya akan bercerita tentang camping keluarga besar kami di Seaforest Adventure, Nongsa Batam.
Sebenarnya saya sudah lama mengetahui informasi mengenai fasilitas camping di seaforest berawal dari seorang teman yang mengajak untuk barengan camping di area wisata ini. Akan tetapi waktu belum mengijinkan rombongan yang masing-masing sok sibuk gak pernah ketemu jadwal liburnya, rencana tinggal rencana saja jadinya. Sampailah ketika datang ajakan dari budhe Barrata. Kebetulan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Batam mengadakan acara camping dan budhe salah satu pengurus komunitas tersebut. Ter-realisasi-lah rencana yang tinggal rencana tadi di tangan budhe, daaaann... ditraktir dong. hihii...
Area Seaforest Adventure ini merupakan kawasan wisata terpadu yang dilengkapi berbagai wahana adventurous. Yang pasti ada pantai yang cantik, dengan berbagai spot fot…

Restu Orangtua dan Tawakkal atas takdir Nya

Bismillahirrahmanirrahiim...
flashback dulu ya ke masa-masa lulus kuliah

sebagaimana teman-teman seangkatan, saya pun lantas melamar pekerjaan di mana mana ketika sudah mengantongi surat keterangan lulus. harapannya adalah ketika wisuda nantinya sudah mendapatkan pekerjaan.
akan tetapi selalu saja belum berhasil mendapatkan pekerjaan.
gagal dan selalu gagal. Adalah bapak yang berpesan untuk menikmati hidup pasca perkuliahan. Bapak berpesan agar saya menikmati hidup merdeka, sebelum disibukkan dengan pekerjaan, sebelum disibukkan dengan kewajiban menjadi istri seseorang. Tak memperhatikan pesan tersebut, saya tetap saja melamar pekerjaan di sana sini. Sampai suatu ketika bapak menelpon menanyakan kenapa saya tidak pulang ke rumah. Bapak yang memang tegas dan sepertinya memahami keinginan saya, lantas langsung menuju pokok pembahasan dan mengatakan agar saya berhenti melamar pekerjaan, agar saya menikmati kemerdekaan saya sebagai perempuan, sambil menunggu wisuda saya harus pulang. Sekuat a…

Review Beberapa tempat berenang di Batam

Berenang merupakan salah satu ketrampilan yang harus kita bekalkan kepada anak-anak kita. salah satu manfaat berenang adalah koordinasi tangan badan dan nafas, dapat meningkatkan kapasitas paru-paru, membakar kalori, dan tentu saja menyenangkan untuk anak-anak yang hobinya main air. alhamdulillah di umur 7 tahun ini Barra sudah mulai bisa untuk sekedar survive di kolam renang dalam tanpa pelampung. Ata yang baru berumur 3,5 tahun sudah memiliki keberanian untuk bermain-main di kolam dalam, dengan menggunakan pelampung di lengan tentunya.  kami sekeluarga menyukai aktivitas berenang ini, namun masih jauh dari rutin dalam melakukannya. ke depannya, pingin sekali menjadikannya kegiatan rutin mingguan.
ngomoning soal berenang di tempat umum, tentunya harus memenuhi kriteria antara lain kebersihan kolam, kebersihan tempat bilas dan toiletnya, harga tiket masuk, serta ketersediaan guardian. Berikut ini saya review beberapa kolam renang yang pernah keluarga kami coba di Batam.
1. Kolam renan…