Skip to main content

Men are from Mars : kisahku lucu ataukah sendu

ketika ditanya mba vidi tentang momen lucu dengan pak suami? ya pasti memori ini flashback ke masa-masa itu... di saat usia pernikahan baru seminggu, kami berdua yang memang hobi jalan, memutuskan untuk pergi ke bromo berdua naek sepeda motor. rumah suami di lumajang kota, jadi lumayan dekat dengan probolinggo, akses terdekat dan mudah ke bromo. kami berangkat ba'da dhuhur, naik ke atas menuju gerbang bromo.
pemberhentian pertama, sudah malam sekitar Isya'.. kami bergabung dengan para pengendara motor  lainnya yang kebanyakan laki-laki. kami berkumpul menunggu jam 2 untuk naik ke pananjakan. nantinya di pananjakan kami menunggu sunrise yang indah.
ketika bergabung dengan anak-anak biker tadi, mereka sempat kasak kusuk lah ya lihat kami berdua. akhirnya demi melakukan klarifikasi, pak suami ngobrol dan intinya menjelaskan kalau kami bukan pasangan enggak enggak melainkan sudah menikah dong ya.. alhasil mereka pun koor... ooooooohhh hanimun to mas.. ngakaks deh,.. mereka kira kami ngapain coba..
semakin malam semakin dingin udara di sini. sebenarnya banyak hotel besar maupun kecil di area ini, tapi kami memilih "mbambung" saja demi pengiritan dan efisiensi, ga sampai semalam pun kami menginap. karena semakin dingin dan tidak kuat lagi, maka dengan sangat heroik pak suami mengantarkan istri tercintanya ini menuju sebuah kamar yang di dalamnya ternyata hangat. ya itu adalah kamar ATM. hikz cerita ini sebenarnya tersimpan di hati saja, yang sekarang akhirnya terbongkar.. hotel ATM kami menyebutnya, dan selalu ngikik berdua jika mengingat cerita itu. di dalam ATM tidak terasa sedingin di luar, sang istripun bisa damai tiduran sementara pak suami berjaga di luar. hmm heroik sekali bukan..
ketika jam sudah menunjukkan saatnya menanjak, dibangunkanlah saya, dan ketika keluar dari ATM, pak satpam baru sadar kalau di dalamnya ada yang tidur,,,, weheheheee kaburlah kami.

Episode baru rumah tangga pun tak kalah serunya dengan episode penganten baru. siapa yang pernah nitip belanja ke suaminya dan berakhir pada penyesalan tak berujung.. itu kualami banget nget nget ngeeeet...
"Abi, nitip dong beliin shampo kalo nanti belanja"
"iya.."
"yang sunsilk hijab warna coklat oke?? awas jangan lupa"
"iya sudah kutulis.."
demikianlah berganti menit detik saatnya untuk mandi pun datang.
bongkar barang di tempat belanjaan dan yang muncul adalah Sunsilk Hijab warna coklat CONDITIONER, belinya kemasan besar pula .. Duh aku musti ngapain coba.. pake conditioner aja ga pernah kan.. akhirnya terpaksa pake shampo anak-anak hikz merana sangat...

tentunya tidak berakhir di situ. belanja bulanan lebih baik dilakukan Abi seorang diri, karena kalau bersama-sama plus krucils, ga bakal fokus dan banyak iklan jajanannya. Oke catatan sudah tersusun rapi semua, belanja pun dilakukan abi seorang diri. selesai belanja, modal percaya semua bakal beres, Abi yang nata di tempat penyimpanan. sampailah saatnya ungkep ayam..
"Abiiii ditaruh mana ketumbarnya??"
"ya di tempat nyimpen bahan masakan.."
"ga ada tu"
"ah ada kok"
"gak aaadaaaaaaa....... pasti lupa ya, padahal udah kucatet..."
berjalanlah dengan jumawa menuju box penyimpanan bahan masakan, diambil dengan pasti, disorongkan di depan wajah, dan dengan penuh percaya diri bilang
"niiiiih cari dulu yang bener sebelum ngomel-ngomel"
aku hanya bisa melongo sambil ucek ucek mata, sejak kapan ketumbar sebesar ini?? Ya Allah ampuni hamba...
"Abi plis... ini kemiri abi, ketumbar ga kayak gini"
"Oh....."

SELESAI

Comments

Popular posts from this blog

Camping Santai di Seaforest Adventure Batam

Setelah sekian minggu postingan berisi NHW nya Matrikulasi IIP Batch 5, akhirnya sekarang muncul tulisan baru tentang jalan-jalan. Kali ini saya akan bercerita tentang camping keluarga besar kami di Seaforest Adventure, Nongsa Batam.
Sebenarnya saya sudah lama mengetahui informasi mengenai fasilitas camping di seaforest berawal dari seorang teman yang mengajak untuk barengan camping di area wisata ini. Akan tetapi waktu belum mengijinkan rombongan yang masing-masing sok sibuk gak pernah ketemu jadwal liburnya, rencana tinggal rencana saja jadinya. Sampailah ketika datang ajakan dari budhe Barrata. Kebetulan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Batam mengadakan acara camping dan budhe salah satu pengurus komunitas tersebut. Ter-realisasi-lah rencana yang tinggal rencana tadi di tangan budhe, daaaann... ditraktir dong. hihii...
Area Seaforest Adventure ini merupakan kawasan wisata terpadu yang dilengkapi berbagai wahana adventurous. Yang pasti ada pantai yang cantik, dengan berbagai spot fot…

Review Beberapa tempat berenang di Batam

Berenang merupakan salah satu ketrampilan yang harus kita bekalkan kepada anak-anak kita. salah satu manfaat berenang adalah koordinasi tangan badan dan nafas, dapat meningkatkan kapasitas paru-paru, membakar kalori, dan tentu saja menyenangkan untuk anak-anak yang hobinya main air. alhamdulillah di umur 7 tahun ini Barra sudah mulai bisa untuk sekedar survive di kolam renang dalam tanpa pelampung. Ata yang baru berumur 3,5 tahun sudah memiliki keberanian untuk bermain-main di kolam dalam, dengan menggunakan pelampung di lengan tentunya.  kami sekeluarga menyukai aktivitas berenang ini, namun masih jauh dari rutin dalam melakukannya. ke depannya, pingin sekali menjadikannya kegiatan rutin mingguan.
ngomoning soal berenang di tempat umum, tentunya harus memenuhi kriteria antara lain kebersihan kolam, kebersihan tempat bilas dan toiletnya, harga tiket masuk, serta ketersediaan guardian. Berikut ini saya review beberapa kolam renang yang pernah keluarga kami coba di Batam.
1. Kolam renan…

Aliran Rasa Matrikulasi IIP Batch 5 : Ibu Barrata Belajar Profesional

Ibu Barrata Belajar Profesional Oleh : Ely Kurniawati
Alhamdulillah akhirnya tahun ini bisa mengikuti perkuliahan Matrikulasi Institut Ibu Profesional. Sebenarnya, mengenal bu Septi dan IIP sudah lama dari FB, tapi baru berkesempatan untuk mengikuti perkuliahan pada tahun ini. Berawal dari postingan teman tentang launching salah satu rumbel di IP Batam. Dan akhirnya saya terhubung dengan leader komunitas, dan masuk ke dalam grup pra matrikulasi. Sungguh nikmat rejeki yang sangat saya syukuri.
Belajar di usia 8 tahun pernikahan, membuat saya sangat iri dengan mereka yang masih muda, mereka yang baru menikah, akan tetapi sudah mengenal IIP dan belajar di dalamnya. Dikala iri hati ini mendera, alhamdulillah di salah satu materi ada kalimat yang menyebutkan bahwa kita hanya perlu untuk lakukan lakukan lakukan, jangan berfokus pada keberhasilan orang lain. Mbak fasil kece, yang biasa kami sapa dengan sebutan cikgu, juga mengingatkan bahwa untuk mengulang fase kehidupan sesuai fitrahnya bu…