Monday, April 30, 2018

Ibu Barrata Harus Rajin Menulis


Menulis adalah suatu kegiatan yang selalu menyenangkan. Dari jaman dahulu kala masih mahasiswa, yang berarti itu adalah 17 tahun lalu ya.. duh sudah tuwa.. hikz.. jadi dari jaman mahasiswa, sudah sangat terpesona oleh mereka yang pintar menulis runut, pintar mengemukanan pendapat lewat tulisan, juga mereka yang pintar menuliskan cerita-cerita fiksi. 

Dan ketika awal bekerja, tahun 2007, mulai membuat blog di multiply, yang akhirnya berisi gambar-gambar saja, dan sekarang sudah almarhum. menulis selalu ingin kulakukan, tetapi selalu terbentur oleh kondisi. Kondisi bekerja, full time 8 jam sehari, koneksi internet yang belum semudah sekarang ini, dan banyak hal lainnya yang belum membuatku maju menulis. Selain itu juga selalu berkutat dengan ketidak percayaan diri dalam menuangkan ide dalam tulisan. 

Tahun ini, yang artinya adalah 10 tahun sudah berlalu dari masa-masa itu, kumulai membuka impian lama, menulis. Lewat matrikulasi IIP Batch 5, yang mengharuskan setiap peserta untuk MENULISKAN NHW, baik di blog maupun media sosial, aku mulai belajar menulis secara rutin di blog. Pun lewat arisan menulis yang menjadi salah satu program dalam rumah belajar menulis Komunitas IP Batam. 

Ketika pertama kali hadir di acara kopdar IIP di masjid raya sekaligus launch rumah belajar HS, saya berkesempatan mengenal IP Batam secara lebih dalam. Dan  ketika sampai pada paparan rumah belajar apa saja yang ada di IP Batam, saya langsung excited begitu mendengar ada rumah belajar menulis. Di grup Pra Matrikulasi pun, langsung menuliskan ingin mendaftar di rumah belajar menulis, tanpa pikir panjang. begitu sudah masuk di dalamnya, rasa tidak PD muncul lagi. rumah belajar ini berisi orang-orang hebat yang sepak terjang penulisannya sudah sangat keren baik dari segi konten maupun dari segi konsistensi. Aku yang sudah termasuk senior dalam hal umur, malu juga ya bersanding dengan teman-teman yang masih muda tapi sudah sangat berprestasi. 
Semakin lama, ketidak PD an ini mulai sirna, berganti semangat. Dengan ikut beberapa KulWap mengenai penulisan dan ikut pelatihan menulis buku bersama KWI (Kopi Write Indonesia), aku menemukan sebuah motivasi yang menyatakan tulis saja, maka semakin lama tulisanmu akan menemukan jodohnya.. semakin lama akan menemukan gaya tulisan.. ah gitu deh intinya menulis aja. tulis dan tulis saja apa yang bisa dituliskan.

Untuk kondisi saat ini, memiliki 2 anak yang super aktif, memiliki kegiatan di ranah publik meski ya tidak sibuk-sibuk banget, aku harus menjaga motivasi dan konsistensi untuk selalu menuliskan ide yang kumiliki. Materi yang diberikan dalam matrikulasi IIP, sangat membantu dalam menemukan minat diri, dalam menuntun eksekusi keminatan tersebut bahkan lewat target-target pribadi dan timeplan yang harus diikuti. aku tidak bisa mengatakan bahwa semua sudah konsisten dilakukan. tapi aku sangat bersyukur, lewat matrikulasi bisa menemukan cara yang lebih tepat dalam memaknai hari demi hari yang kulalui baik sebagai individu, ibu maupun istri. baik di ranah domestik maupun publik.

Bismillah aja.. senantiasa belajar dan memperbaiki diri.
ini ceritaku ya mba Icha..

5 comments:

  1. Ihhh keren ini minat nya,,, semangat kakak...

    ReplyDelete
  2. Semangat Mba Eli :)
    Diasah maka akan makin terbiasa

    ReplyDelete
  3. Semangat ibu barra,banyak kesempatan menunggu di depan mata. Teruslah meriset dan menulis hasilnya. See u on top. Love!

    ReplyDelete
  4. harus..harus... semangati saya bila sedang lelah menulis mbak ely

    ReplyDelete