Skip to main content

NHW#7 Ibu Barrata belajar menjadi bunda produktif

Bismillahirrahmanirrahiim
alhamdulillah sudah minggu ke-7 perkuliahan dengan materi mengenai belajar menjadi bunda produktif, dengan tagline "Rejeki itu pasti, Kemuliaan yang harus dicari"

Dalam materi ini saya benar-benar diajarkan mengenai konsep produktif yang bukan melulu soal menghasilkan materi. seorang ibu profesional dapat menjadi produktif dalam berbagai hal khususnya adalah dengan mengoptimalkan bakat yang dimilikinya.
Tiga hal yang harus dilakukan oleh seorang ibu produktif adalah
1. menambah syukur
2. menambah taat
3. berbagi manfaat
Dengan menambah syukur dan taat kita, maka kita akan memiliki kepercayaan kepada Allah swt bahwa rejeki itu datang dariNya dengan cara yang tidak akan pernah kita sangka sebelumnya. Sebagai seorang ibu, tugas utama kita adalah menjadi pendidik anak-anak kita, menjadi istri dan manajer keluarga, maka hal tersebut harus menjadi fokus utama.
Rejeki adalah rahasia dari sang Ilahi Rabbi, ikhtiar adalah laku kita dan rejeki adalah urusanNya.

Selanjutnya, dalam NHW ini saya ditugaskan untuk mengkonfirmasi kekuatan-kekuatan yang kita miliki lewat website temubakat.com, dan membuat kuadran suka dan bisa. Tugas tersebut digunakan untuk mengkonfirmasi bakat yang kita miliki apakah sudah sejalan dengan aktivitas yang selama ini kita lakukan. Salah satu poinnya adalah kita bisa bercermin dan berevaluasi, bagaimana langkah selanjutnya agar kita bisa lebih produktif lagi.

Adapun hasil dari temu bakat saya adalah sebagai berikut ini.


sedangkan kuadran aktivitas saya sebagai berikut ini :
#NHW_7
#KuliahMatrikulasiBatch5
#TahapanMenujuBundaProduktif
#ElyKurniawati

Comments

Popular posts from this blog

Review Beberapa tempat berenang di Batam

Berenang merupakan salah satu ketrampilan yang harus kita bekalkan kepada anak-anak kita. salah satu manfaat berenang adalah koordinasi tangan badan dan nafas, dapat meningkatkan kapasitas paru-paru, membakar kalori, dan tentu saja menyenangkan untuk anak-anak yang hobinya main air. alhamdulillah di umur 7 tahun ini Barra sudah mulai bisa untuk sekedar survive di kolam renang dalam tanpa pelampung. Ata yang baru berumur 3,5 tahun sudah memiliki keberanian untuk bermain-main di kolam dalam, dengan menggunakan pelampung di lengan tentunya.  kami sekeluarga menyukai aktivitas berenang ini, namun masih jauh dari rutin dalam melakukannya. ke depannya, pingin sekali menjadikannya kegiatan rutin mingguan.
ngomoning soal berenang di tempat umum, tentunya harus memenuhi kriteria antara lain kebersihan kolam, kebersihan tempat bilas dan toiletnya, harga tiket masuk, serta ketersediaan guardian. Berikut ini saya review beberapa kolam renang yang pernah keluarga kami coba di Batam.
1. Kolam renan…

Camping Santai di Seaforest Adventure Batam

Setelah sekian minggu postingan berisi NHW nya Matrikulasi IIP Batch 5, akhirnya sekarang muncul tulisan baru tentang jalan-jalan. Kali ini saya akan bercerita tentang camping keluarga besar kami di Seaforest Adventure, Nongsa Batam.
Sebenarnya saya sudah lama mengetahui informasi mengenai fasilitas camping di seaforest berawal dari seorang teman yang mengajak untuk barengan camping di area wisata ini. Akan tetapi waktu belum mengijinkan rombongan yang masing-masing sok sibuk gak pernah ketemu jadwal liburnya, rencana tinggal rencana saja jadinya. Sampailah ketika datang ajakan dari budhe Barrata. Kebetulan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Batam mengadakan acara camping dan budhe salah satu pengurus komunitas tersebut. Ter-realisasi-lah rencana yang tinggal rencana tadi di tangan budhe, daaaann... ditraktir dong. hihii...
Area Seaforest Adventure ini merupakan kawasan wisata terpadu yang dilengkapi berbagai wahana adventurous. Yang pasti ada pantai yang cantik, dengan berbagai spot fot…

Aliran Rasa Matrikulasi IIP Batch 5 : Ibu Barrata Belajar Profesional

Ibu Barrata Belajar Profesional Oleh : Ely Kurniawati
Alhamdulillah akhirnya tahun ini bisa mengikuti perkuliahan Matrikulasi Institut Ibu Profesional. Sebenarnya, mengenal bu Septi dan IIP sudah lama dari FB, tapi baru berkesempatan untuk mengikuti perkuliahan pada tahun ini. Berawal dari postingan teman tentang launching salah satu rumbel di IP Batam. Dan akhirnya saya terhubung dengan leader komunitas, dan masuk ke dalam grup pra matrikulasi. Sungguh nikmat rejeki yang sangat saya syukuri.
Belajar di usia 8 tahun pernikahan, membuat saya sangat iri dengan mereka yang masih muda, mereka yang baru menikah, akan tetapi sudah mengenal IIP dan belajar di dalamnya. Dikala iri hati ini mendera, alhamdulillah di salah satu materi ada kalimat yang menyebutkan bahwa kita hanya perlu untuk lakukan lakukan lakukan, jangan berfokus pada keberhasilan orang lain. Mbak fasil kece, yang biasa kami sapa dengan sebutan cikgu, juga mengingatkan bahwa untuk mengulang fase kehidupan sesuai fitrahnya bu…