Skip to main content

NHW#8 Ibu Barrata Belajar Menemukan Misi Hidup dan Menjadi Produktif

Sudah memasuki tugas ke-8, artinya perkuliahan tinggal 1 materi lagi. Daaaan masih banyak PR aplikasi sesungguhnya yang belum dilakukan.

Tugas kali meminta para peserta untuk menjabarlan lebih detil lagi apa yang sudah dituliskan dalam NHW#7 sebelumnya, yaitu dengan memilih salah satu aktivitas dalam kuadran suka dan bisa yang sudah dibuat.
Selaras dengan NHW sebelumnya tentang potensi diri, saya merasa menjadi Dosen yang sesungguhnya dan menjadi ibu yang profesional adalah cita&cita utama yang haarus saya tekuni sekarang. Didalamnya, ada salah satu keinginan untuk bisa MENULIS dengan baaik dan memberikan kemanfaatan. Menjadi istri dan ibu yang tetap berperan di dunia luar dengan menulis. Menjadi dosen yang lebih amanah dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta menuliskannya dalam tulisan ilmiah.

Dari beberapa materi yang telah saya pelajari, salah satu yang saya rasa penting untuk diri saya pribadi adalah tentang kesungguhan. Saya merasa selama ini masih dalam area "magak", artinya ada dimana-mana tapi tidak ada dimana-mana. Waktu saya lebih besar beersama anak, tapi masih berantakan dan tidak berkualitas, bercampur aduk dengan aktivitas haarian dan PR PR tugas perdosenan. Pun demikian, menjadi dosen yang tidak harus ngantor tiap hari, hanya masuk jam-jam mengajar saja, menjadikan saya dosen ala ala juga. Hasil dari perkuliahan di matrikulasi ini, membuat saya paham artinya kesungguhan. semoga saya bisa berubah menjadi lebih baik lagi di dalam rumah maupun di ranah publik.  Semoga bisa lebih memiliki kesungguhan dalan berperan, sehingga mendapatkan ridho Allahurabbi.. bismillahirrahmanirrahiim.

Khusus untuk NHW kali ini, beberapa pertanyaan yang harus saya jawab adalah

BE
    pertanyaan pertama sudah saya uraikan di atas bahwa saya ingin mengoptimalkan kemampuan menulis saya, untuk aktivitas publik maupun domestik.

DO
Aktivitas yang dapat menunjang terwujudnya cita-cita pada poin (1) antara lain adalah bergabung di komunitas menulis dan aktif mengerjakan tugas penulisan yang ada, menulis di blog minimal seminggu sekali, lebih rajin menuliskan portofolio anak-anak di blog, menuliskan di notes dengan segera mengenai ide-ide tulisan mengingat selama ini seringkali ide menguap ketika tertimpa aktivitas lain, disiplin menjalankan aktivitas harian sesuai jadwal yang dibuat.
Untuk menulis di ranah publik, saya harus mereview jurnal secara rutin (sudah masuk ke jadwal harian), menulis jurnal minimal 1 kali per semester, aktif di komunitas dosen dan kegiatan pengembangan kemampuan penulisan ilmiah.

HAVE
Sebagai wujud pencapaian dalam menulis, saya ingin memiliki sebuah buku yang saya tulis mengenai cerita rakyat ponorogo dengan bahasa anak-anak. dan jurnal ilmiah yang terbit di jurnal internasional bereputasi.

Rencana 1 tahun ke depan
saya ingin menjadi pribadi yang lebih dekat dengan Allah, menjadi ibu dan istri yang lebih baik, dan individu yang baik bagi profesi saya.
secara kuantitatif, saya harus bisa konsisten menjalankan jadwal rutin harian yang sudah saya buat.
minimal 1 jurnal internasional, dan 1 buku bisa saya buat.
Selai  itu, saya ingin agar bisa berkuliah lagi dalam kurikulum IIP, yaitu kelas bunda sayang

Rencana 5-10 tahun ke depan
Saya sudah selesai perkuliahan S3, aktif di penulisan akademik dan non akademik.
Sudah terbiasa mematuhi jadwal harian yang saya buat.

demikian tugas kali ini saya buaat dengan kesungguhan hati. Disertai doa kepada Allah semoga bisa menjalankan sepenuh hati  dan diberikan kemudahan. Aamiin

#NHW_8
#KuliahMatrikulasiBatch5
#MisiH
#ElyKurniawati


Comments

Popular posts from this blog

Review Beberapa tempat berenang di Batam

Berenang merupakan salah satu ketrampilan yang harus kita bekalkan kepada anak-anak kita. salah satu manfaat berenang adalah koordinasi tangan badan dan nafas, dapat meningkatkan kapasitas paru-paru, membakar kalori, dan tentu saja menyenangkan untuk anak-anak yang hobinya main air. alhamdulillah di umur 7 tahun ini Barra sudah mulai bisa untuk sekedar survive di kolam renang dalam tanpa pelampung. Ata yang baru berumur 3,5 tahun sudah memiliki keberanian untuk bermain-main di kolam dalam, dengan menggunakan pelampung di lengan tentunya.  kami sekeluarga menyukai aktivitas berenang ini, namun masih jauh dari rutin dalam melakukannya. ke depannya, pingin sekali menjadikannya kegiatan rutin mingguan.
ngomoning soal berenang di tempat umum, tentunya harus memenuhi kriteria antara lain kebersihan kolam, kebersihan tempat bilas dan toiletnya, harga tiket masuk, serta ketersediaan guardian. Berikut ini saya review beberapa kolam renang yang pernah keluarga kami coba di Batam.
1. Kolam renan…

Camping Santai di Seaforest Adventure Batam

Setelah sekian minggu postingan berisi NHW nya Matrikulasi IIP Batch 5, akhirnya sekarang muncul tulisan baru tentang jalan-jalan. Kali ini saya akan bercerita tentang camping keluarga besar kami di Seaforest Adventure, Nongsa Batam.
Sebenarnya saya sudah lama mengetahui informasi mengenai fasilitas camping di seaforest berawal dari seorang teman yang mengajak untuk barengan camping di area wisata ini. Akan tetapi waktu belum mengijinkan rombongan yang masing-masing sok sibuk gak pernah ketemu jadwal liburnya, rencana tinggal rencana saja jadinya. Sampailah ketika datang ajakan dari budhe Barrata. Kebetulan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Batam mengadakan acara camping dan budhe salah satu pengurus komunitas tersebut. Ter-realisasi-lah rencana yang tinggal rencana tadi di tangan budhe, daaaann... ditraktir dong. hihii...
Area Seaforest Adventure ini merupakan kawasan wisata terpadu yang dilengkapi berbagai wahana adventurous. Yang pasti ada pantai yang cantik, dengan berbagai spot fot…

Aliran Rasa Matrikulasi IIP Batch 5 : Ibu Barrata Belajar Profesional

Ibu Barrata Belajar Profesional Oleh : Ely Kurniawati
Alhamdulillah akhirnya tahun ini bisa mengikuti perkuliahan Matrikulasi Institut Ibu Profesional. Sebenarnya, mengenal bu Septi dan IIP sudah lama dari FB, tapi baru berkesempatan untuk mengikuti perkuliahan pada tahun ini. Berawal dari postingan teman tentang launching salah satu rumbel di IP Batam. Dan akhirnya saya terhubung dengan leader komunitas, dan masuk ke dalam grup pra matrikulasi. Sungguh nikmat rejeki yang sangat saya syukuri.
Belajar di usia 8 tahun pernikahan, membuat saya sangat iri dengan mereka yang masih muda, mereka yang baru menikah, akan tetapi sudah mengenal IIP dan belajar di dalamnya. Dikala iri hati ini mendera, alhamdulillah di salah satu materi ada kalimat yang menyebutkan bahwa kita hanya perlu untuk lakukan lakukan lakukan, jangan berfokus pada keberhasilan orang lain. Mbak fasil kece, yang biasa kami sapa dengan sebutan cikgu, juga mengingatkan bahwa untuk mengulang fase kehidupan sesuai fitrahnya bu…