Skip to main content

NHW#5 Desain pembelajaran Ely-1

alhamdulillah minggu ke-5 sudah berakhir di perkuliahan matrikulasi batch 5 ini, yang tentunya dibarengi dengan tugas yang cetar membahana.
Setelah melihat rentetan tugas demi tugas yang saya terima, sangat terlihat bahwa materi yang disusun ini saling berkesinambungan sehingga mempermudah saya untuk menjalani peran menjadi manusia baru yaitu ibu yang siap profesional. NHW#5 ini saya diberi tugas untuk membuat desain pembelajaran . Jadi kenapa harus membuat desain pembelajaran?? setelah mengetahui apa saja potensi yang saya dan keluarga saya miliki, serta apa kira-kira peran kami di semesta jagad raya ini (NHW#3), saya bisa menetapkan misi lebih spesifik serta milestone untuk mencapai misi tersebut (NHW#4). Dengan desain pembelajaran ini, milestone yang sudah saya tetapkan akan lebih mudah dijabarkan dan dijalankan.

Desain pembelajaran yang saya buat, mengacu kepada poin-poin utama yang saya tetapkan dalam checklist indikator ibu profesional di NHW#2, yaitu peran saya sebagai seorang individu, ibu dan istri. Peran individu di sini saya artikan sebagai peran saya pribadi sebagai hamba Allah dan sebagai dosen di universitas Batam.


Saya rasa desain di atas masih sangat general. bagaimanapun ilmu yang saya peroleh dalam perkuliahan IIP ini akan menjadi salahsatu petunjuk dalam menjadi pribadi yang lebih baik.
semoga bisa mengamalkan dan bisa membuat timeplan dan checklist yang lebih baik lagi.

#ElyKurniawati
#NHW_5
#KuliahMatrikulasiBatch5
#LearningHowToLearn


Comments

Popular posts from this blog

Review Beberapa tempat berenang di Batam

Berenang merupakan salah satu ketrampilan yang harus kita bekalkan kepada anak-anak kita. salah satu manfaat berenang adalah koordinasi tangan badan dan nafas, dapat meningkatkan kapasitas paru-paru, membakar kalori, dan tentu saja menyenangkan untuk anak-anak yang hobinya main air. alhamdulillah di umur 7 tahun ini Barra sudah mulai bisa untuk sekedar survive di kolam renang dalam tanpa pelampung. Ata yang baru berumur 3,5 tahun sudah memiliki keberanian untuk bermain-main di kolam dalam, dengan menggunakan pelampung di lengan tentunya.  kami sekeluarga menyukai aktivitas berenang ini, namun masih jauh dari rutin dalam melakukannya. ke depannya, pingin sekali menjadikannya kegiatan rutin mingguan.
ngomoning soal berenang di tempat umum, tentunya harus memenuhi kriteria antara lain kebersihan kolam, kebersihan tempat bilas dan toiletnya, harga tiket masuk, serta ketersediaan guardian. Berikut ini saya review beberapa kolam renang yang pernah keluarga kami coba di Batam.
1. Kolam renan…

Camping Santai di Seaforest Adventure Batam

Setelah sekian minggu postingan berisi NHW nya Matrikulasi IIP Batch 5, akhirnya sekarang muncul tulisan baru tentang jalan-jalan. Kali ini saya akan bercerita tentang camping keluarga besar kami di Seaforest Adventure, Nongsa Batam.
Sebenarnya saya sudah lama mengetahui informasi mengenai fasilitas camping di seaforest berawal dari seorang teman yang mengajak untuk barengan camping di area wisata ini. Akan tetapi waktu belum mengijinkan rombongan yang masing-masing sok sibuk gak pernah ketemu jadwal liburnya, rencana tinggal rencana saja jadinya. Sampailah ketika datang ajakan dari budhe Barrata. Kebetulan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Batam mengadakan acara camping dan budhe salah satu pengurus komunitas tersebut. Ter-realisasi-lah rencana yang tinggal rencana tadi di tangan budhe, daaaann... ditraktir dong. hihii...
Area Seaforest Adventure ini merupakan kawasan wisata terpadu yang dilengkapi berbagai wahana adventurous. Yang pasti ada pantai yang cantik, dengan berbagai spot fot…

Aliran Rasa Matrikulasi IIP Batch 5 : Ibu Barrata Belajar Profesional

Ibu Barrata Belajar Profesional Oleh : Ely Kurniawati
Alhamdulillah akhirnya tahun ini bisa mengikuti perkuliahan Matrikulasi Institut Ibu Profesional. Sebenarnya, mengenal bu Septi dan IIP sudah lama dari FB, tapi baru berkesempatan untuk mengikuti perkuliahan pada tahun ini. Berawal dari postingan teman tentang launching salah satu rumbel di IP Batam. Dan akhirnya saya terhubung dengan leader komunitas, dan masuk ke dalam grup pra matrikulasi. Sungguh nikmat rejeki yang sangat saya syukuri.
Belajar di usia 8 tahun pernikahan, membuat saya sangat iri dengan mereka yang masih muda, mereka yang baru menikah, akan tetapi sudah mengenal IIP dan belajar di dalamnya. Dikala iri hati ini mendera, alhamdulillah di salah satu materi ada kalimat yang menyebutkan bahwa kita hanya perlu untuk lakukan lakukan lakukan, jangan berfokus pada keberhasilan orang lain. Mbak fasil kece, yang biasa kami sapa dengan sebutan cikgu, juga mengingatkan bahwa untuk mengulang fase kehidupan sesuai fitrahnya bu…